<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Queenara</title>
	<atom:link href="http://queenara.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://queenara.wordpress.com</link>
	<description>and the storey goes..</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Feb 2009 06:58:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='queenara.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Queenara</title>
		<link>http://queenara.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://queenara.wordpress.com/osd.xml" title="Queenara" />
	<atom:link rel='hub' href='http://queenara.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Masjid Kubah Emas &#8220;Dian Al Mahri&#8221;</title>
		<link>http://queenara.wordpress.com/2009/02/26/masjid-kubah-emas-dian-al-mahri/</link>
		<comments>http://queenara.wordpress.com/2009/02/26/masjid-kubah-emas-dian-al-mahri/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2009 06:58:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>queenara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[dian al mahri]]></category>
		<category><![CDATA[kubah emas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://queenara.wordpress.com/?p=99</guid>
		<description><![CDATA[Dulu ketika pertama kali melewati jalan raya Limo, Cinere, Depok, sama sekali tidak terbayang akan jadi seperti apa daerah ini. Jalan raya yang begitu kecil, rusak, dan masih banyak kebun-kebun kosong di pinggir jalan. Ketika itu jalan ini masih lumayan sepi. Mulai memasuki senja, aku tidak berani lewat jalan ini walaupun naik mobil. Begitu sunyi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=queenara.wordpress.com&amp;blog=4376689&amp;post=99&amp;subd=queenara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dulu ketika pertama kali melewati jalan raya Limo, Cinere, Depok, sama sekali tidak terbayang akan jadi seperti apa daerah ini. Jalan raya yang begitu kecil, rusak, dan masih banyak kebun-kebun kosong di pinggir jalan. Ketika itu jalan ini masih lumayan sepi. Mulai memasuki senja, aku tidak berani lewat jalan ini walaupun naik mobil. Begitu sunyi dan senyap..</p>
<p>Tapi sekarang semenjak berdiri sebuah bangunan megah nan indah, yakni Masjid Dian Al Mahri atau lebih di kenal Masjid Kubah Emas, jalan kecil ini begitu ramai. Apalagi kalo hari libur. Bis-bis wisata, kendaraan pribadi memenuhi jalan ini. Jalan yang sudah begitu sempit makin sempit saja, menambah kemacetan di akhir minggu. Warung-warung penjaja makanan dan minuman, mulai tumbuh subur sepanjang jalan menuju masjid. Hal ini sebenarnya sudah bisa diduga, hanya yang patut di sayangkan perbaikan dan pelebaran jalan semestinya menjadi target utama.</p>
<p>Aku butuh sedikit perjuangan ketika berniat untuk menuju ke masjid kubah emas. Perjalananku dimulai dari Fatmawati dengan kemacetannya, Karang Tengah, Cinere yang jalannya relatif kecil dan berbelok-belok. Untungnya masih sedikit terobati dengan masih banyaknya pepohonan hijau di pinggir jalan. Melewati jalan raya Limo, masih harus berhati-hati karena jalan makin sempit dan bersaing dengan bis-bis wisata yang juga akan menuju ke sana. Kondisi jalannya juga sedikit rusak dan banyak lubang di sisi kanan dan kiri jalan. Sesampainya di kawasan tersebut, perjuangan masih berlanjut. Agak susah menemukan areal parkir yang nyaman, belum lagi harus mencari parkir yang lumayan sulit dan harus bersaing dengan bus-bus wisata itu. Tapi aku tetap bertekad untuk tetap datang ke sana.</p>
<p>Setelah bersusah payah mencari parkir, ku sandarkan tubuhku sejenak melepas kepenatan dan menyusun tenaga lagi. Mulailah aku berjalan menuju masjid. Tampak dari kejauhan kubah berwarna emas berkilauan ditimpa sinar matahari sore. Kumantapkan langkahku semakin dekat, dan mulai berjalan perlahan sesaat memasuki pintu gerbang area masjid.</p>
<div id="attachment_100" class="wp-caption alignright" style="width: 168px"><img class="size-thumbnail wp-image-100" title="100_1045" src="http://queenara.files.wordpress.com/2009/02/100_1045.jpg?w=158&#038;h=133" alt="masjid kubah emas" width="158" height="133" /><p class="wp-caption-text">masjid kubah emas</p></div>
<p>Dan ketika sesampainya aku di sana, aku takjub……dan sekejab di dalam hati dan pikiranku hanyalah terucap kalimat subhanallah dan lafaz-lafaz ayat nan indah dan syahdu sebagai tanda ucapan syukur atas kebesaran Ilahi. Area pelataran masjidnya begitu luas dan pepohonan hijau berjajar di taman-taman yang tertata rapi. Aku sempat terdiam dan tertegun memandangi bangunan megah nan indah yang menjulang tinggi tepat didepan mataku. Seperti aku sedang bermimpi berada entah di mana. Aku mengamati sekeliling dan berjalan mengitari pelataran.</p>
<p>Mulai senja, aku memasuki ruangan di dalam masjid, betapa megahnya pilar-pilar penopang kubah yang terbuat dari emas itu, dan mulai memancarkan cahaya kemilau keemasan di waktu malam, dan sorot mataku menatap takjub ketika pandanganku tertuju ke langit-langit kubah masjid yang menyerupai awan di langit biru, menaungiku dan hamba-hamba Allah yang sedang beribadah didalamnya .</p>
<p>Aku tertunduk…. Ya Allah, aku hanya ingin bersimpuh dan menangis di hadapanMu. Memohon ampun atas segala kesalahanku..</p>
<p>photos: <a href="http://queenara.multiply.com/photos/album/6/Masjid_Kubah_Emas">http://queenara.multiply.com/photos/album/6/Masjid_Kubah_Emas</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/queenara.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/queenara.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/queenara.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/queenara.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/queenara.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/queenara.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/queenara.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/queenara.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/queenara.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/queenara.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/queenara.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/queenara.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/queenara.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/queenara.wordpress.com/99/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=queenara.wordpress.com&amp;blog=4376689&amp;post=99&amp;subd=queenara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://queenara.wordpress.com/2009/02/26/masjid-kubah-emas-dian-al-mahri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/56871590f7dc27a28b5de03124b8c101?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">queenara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://queenara.files.wordpress.com/2009/02/100_1045.jpg?w=127" medium="image">
			<media:title type="html">100_1045</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wedang Ronde Alun-Alun</title>
		<link>http://queenara.wordpress.com/2009/02/20/wedang-ronde-alun-alun/</link>
		<comments>http://queenara.wordpress.com/2009/02/20/wedang-ronde-alun-alun/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2009 02:07:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>queenara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[alun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[wedang ronde]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://queenara.wordpress.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Waktu liburan ke Yogya tahun lalu, itu lagi musim hujan. Tiada hari tanpa hujan. Eh, ndilalah kok ya tiba – tiba aku ngidam ingin nyobain wedang ronde. Akhirnya aku ajak adik2ku, mama dan papa untuk nyari wedang ronde. Sedikit maksa sih sebenernya hihihi….Akhirnya, di suatu malam minggu, dan kebetulan malam itu sedang cerah, kita jalan-jalan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=queenara.wordpress.com&amp;blog=4376689&amp;post=83&amp;subd=queenara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:15pt;font-family:Kartika;"></p>
<div class="mceTemp">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:15pt;font-family:Kartika;">W</span><span style="font-size:16pt;font-family:Kartika;">aktu liburan ke Yogya tahun lalu, itu lagi musim hujan. Tiada hari tanpa hujan. Eh, ndilalah kok ya tiba – tiba aku ngidam ingin nyobain wedang ronde. Akhirnya aku ajak adik2ku, mama dan papa untuk nyari wedang ronde. Sedikit maksa sih sebenernya hihihi….Akhirnya, di suatu malam minggu, dan kebetulan malam itu sedang cerah, kita jalan-jalan ke malioboro seperti biasa. Aku dapet rekomendasi untuk nyobain wedang ronde di sekitaran malioboro, entah persisnya di mana. Pokoknya pede aja nyari. Itu tantangannya kan ? Tapi malem itu ternyata Malioboro macet banget, dan ya ampyuuuunnn..yang namanya cari parker susahnya minta ampun. Mungkin setelah beberapa minggu hujan, orang males keluar rumah. Ya jadinya begini deh. Untuk mengitari kawasan Malioboro diperlukan kurang lebih satu jam, dan hasilnya kita tidak dapet parkir ! Bete banget….banyangan nikmatnya wedang ronde perlahan menghilang di pelupuk mata. Hiks..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:16pt;font-family:Kartika;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:16pt;font-family:Kartika;">Tiba-tiba hapeku berbunyi, ternyata dari temenku yang kebetulan lagi sama-sama liburan di Yogya. Aku ceritain kalo aku ngidam wedang ronde, dan sebel banget karena ngga dapet parkir di Malioboro. Lalu dia bilang, “wah salah kamu Nis….kalo mau nyobain wedang ronde, di alun-alun utara sana. Itu lebih maknyuss. Wuidih..hebat juga temenku ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:16pt;font-family:Kartika;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:16pt;font-family:Kartika;">*Tuink-tuink*…..otakku langsung bergairah lagi, dan segera kusuruh adikku langsung menuju alun-alun. Toh kita sudah searah kan ? Akhirnya kita menuju ke sana dan alhamdulillah, ternyata Allah mengerti apa yang aku mau. Kita gampang banget dapet parkir, di dekat restoran Royal Garden, ssst…gosipnya nih, ini salah satu resto yang menawarkan hidangan khas raja-raja. Hmm…next time kucoba deh. Setelah parkir, kita berjalan menuju ke lapangan. Banyak yang menjual wedang ronde, jagung bakar, roti bakar dan kita memilih salah satu warung disitu. Hanya dengan menggelar tikar, mereka berjualan. Asik juga ya..Aku memesan wedang ronde dan juga jagung bakarnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:16pt;font-family:Kartika;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:16pt;font-family:Kartika;">Malam itu benar-benar cerah. Alun-alun dipenuhi banyak orang. Pedagang kembang api, minuman, makanan saling berseliweran. Dan kami menyaksikan pertunjukan kembang api yang dimainkan orang-orang sekitar. Waaahhh….seruuuu banget. Itung-itung hiburan gratis hehehe…..Bunyi mercon dan indahnya percikan kembang api turut menyemarakkan suasana dan menghiasi langit yang cerah malam itu. Pembeli duduk-duduk lesehan di tepi jalan, menikmati semangkuk wedang ronde sambil mengobrol, bercengkrama, bermain kartu, main gitar, bernyanyi, berjoget ataupun sambil menonton kembang api. Anak-anak kecil berlarian sambil membawa kembang api, meriah sekali suasananya. Mobil-mobil yang berjalan lambat kami tidak anggap sebagai gangguan, justru terkadang kami saling melambaikan tangan tanda persahabatan walau kami tidak saling mengenal sebelumnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:16pt;font-family:Kartika;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:16pt;font-family:Kartika;">Ketika wedang ronde disuguhkan, aroma wangi jahe tercium. </span></p>
<p><span style="font-size:16pt;font-family:Kartika;"></p>
<div id="attachment_85" class="wp-caption alignright" style="width: 141px"><img class="size-thumbnail wp-image-85" title="wedang-ronde-alun23" src="http://queenara.files.wordpress.com/2009/02/wedang-ronde-alun23.jpg?w=131&#038;h=169" alt="nikmat dibalik kesederhanaan" width="131" height="169" /><p class="wp-caption-text">nikmat dibalik kesederhanaan</p></div>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;">Tampilannya sederhana saja. Isinya terdiri dari kolang kaling, sedikit kacang , roti dan cendil yang terbuat dari tepung beras. Aku mencicipi sedikit demi sedikit. Hmm…rasa manis dan hangat bercampur. Aroma jahenya tidak terlalu tajam dan pekat, sangat pas beradu dengan rasa manis yang tidak terumbar. Rasanya nikmaaaaattt sekali. Jujur, bagi aku, ini wedang ronde paling nikmat yang pernah aku cicipi. Ditambah suasana yang meriah tapi penuh dengan kesederhanaan dan keakraban, menambah nikmatnya wedang ronde alun-alun ini, apalagi ditemani jagung bakar yang asapnya mengepul menghangatkan udara malam. Jarang sekali suasana seperti ini kutemui di Jakarta.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:16pt;font-family:Kartika;">Aaahhh..memang Yogya selalu ngangenin…</span><span style="font-size:15pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> <span> </span></span></span></p>
<p></span></div>
<p></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/queenara.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/queenara.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/queenara.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/queenara.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/queenara.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/queenara.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/queenara.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/queenara.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/queenara.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/queenara.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/queenara.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/queenara.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/queenara.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/queenara.wordpress.com/83/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=queenara.wordpress.com&amp;blog=4376689&amp;post=83&amp;subd=queenara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://queenara.wordpress.com/2009/02/20/wedang-ronde-alun-alun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/56871590f7dc27a28b5de03124b8c101?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">queenara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://queenara.files.wordpress.com/2009/02/wedang-ronde-alun23.jpg?w=72" medium="image">
			<media:title type="html">wedang-ronde-alun23</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kwetiau Sapi Akhun</title>
		<link>http://queenara.wordpress.com/2009/02/19/kwetiau-sapi-akhun/</link>
		<comments>http://queenara.wordpress.com/2009/02/19/kwetiau-sapi-akhun/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2009 06:34:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>queenara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://queenara.wordpress.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[Siang itu yang panas, saya menemani kakak saya ke daerah Pademangan. Lagi sibuk muter-muter, tiba-tiba mobil sudah berbelok ke arah jalan Pademangan III, sebelahan sama Kali Mati, dan menemukan satu warung kwetiau. Namanya Kwetiau Sapi Akhun. Berhubung hari sudah siang dan perut udah keroncongan, mampirlah kita. Tanpa ba bi bu, saya pesen kwetiau goreng seafood, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=queenara.wordpress.com&amp;blog=4376689&amp;post=74&amp;subd=queenara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siang itu yang panas, saya menemani kakak saya ke daerah Pademangan. Lagi sibuk muter-muter, tiba-tiba mobil sudah berbelok ke arah jalan Pademangan III, sebelahan sama Kali Mati, dan menemukan satu warung kwetiau. Namanya Kwetiau Sapi Akhun. Berhubung hari sudah siang dan perut udah keroncongan, mampirlah kita. Tanpa ba bi bu, saya pesen kwetiau goreng seafood, kakak saya memesan kwetiau sapi kuah.</p>
<div id="attachment_72" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><img class="size-thumbnail wp-image-72" title="kwetiaw-sapi-akhun" src="http://queenara.files.wordpress.com/2009/02/kwetiaw-sapi-akhun.jpg?w=150&#038;h=121" alt="kwetiaw-sapi-akhun" width="150" height="121" /><p class="wp-caption-text">kwetiaw-sapi-akhun</p></div>
<p>Tampilan kwetiau goreng seafood kaya akan topping, mulai dari ayam, udang, baso ikan, cumi. Rasanya juga enak, sedapnya pas, tidak terlalu berminyak. Porsinya juga mengenyangkan buat ukuran saya. Lalu iseng-iseng saya mencoba kwetiau kuahnya, eh..ternyata rasanya lebih enak dibanding kwetiau gorengnya. Kuahnya disruput panas-panas, harum dan sedap. Biar panas begini kayak neraka, tetep aja nekat menyeruput kuah kwetiau ini selagi masih hangat. Wah, pokoknya nikmaaaatt.</p>
<div id="attachment_73" class="wp-caption alignright" style="width: 161px"><img class="size-thumbnail wp-image-73" title="kwetiau-kuah-akhun" src="http://queenara.files.wordpress.com/2009/02/kwetiau-kuah-akhun.jpg?w=151&#038;h=150" alt="ini kwetiau kuahnya" width="151" height="150" /><p class="wp-caption-text">ini kwetiau kuahnya</p></div>
<p>Untuk minumnya, kita memesan liang teh. Liang teh ini lebih harum, lebih wangi dibanding teh biasa, warna dan rasanyanya seperti cincau hanya bentuknya cair aja. Diminum di udara panas kayak begini, rasanya, enak banget ! Tegukan pertama, belum terasa, tegukan kedua mulai berasa, tegukan ketiga..gluk gluk gluk…Habis deh hehehe…</p>
<p>Aku pesen satu lagi buat diperjalanan pulang. Pokoknya jangan lupa minum liang teh ini kalo ke sini yah.</p>
<div id="attachment_77" class="wp-caption alignleft" style="width: 82px"><img class="size-thumbnail wp-image-77" title="image0562" src="http://queenara.files.wordpress.com/2009/02/image0562.jpg?w=72&#038;h=96" alt="liang teh" width="72" height="96" /><p class="wp-caption-text">liang teh</p></div>
<p> </p>
<p>Ancer-ancernya, kalau dari kwetiau akhun ini terus mengikuti jalan yang bersebelahan dengan kali mati, tau-tau di ujungnya sudah nampak WTC Mangga Dua. Gampang kok.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/queenara.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/queenara.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/queenara.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/queenara.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/queenara.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/queenara.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/queenara.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/queenara.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/queenara.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/queenara.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/queenara.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/queenara.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/queenara.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/queenara.wordpress.com/74/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=queenara.wordpress.com&amp;blog=4376689&amp;post=74&amp;subd=queenara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://queenara.wordpress.com/2009/02/19/kwetiau-sapi-akhun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/56871590f7dc27a28b5de03124b8c101?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">queenara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://queenara.files.wordpress.com/2009/02/kwetiaw-sapi-akhun.jpg?w=72" medium="image">
			<media:title type="html">kwetiaw-sapi-akhun</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://queenara.files.wordpress.com/2009/02/kwetiau-kuah-akhun.jpg?w=72" medium="image">
			<media:title type="html">kwetiau-kuah-akhun</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://queenara.files.wordpress.com/2009/02/image0562.jpg?w=72" medium="image">
			<media:title type="html">image0562</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Praline</title>
		<link>http://queenara.wordpress.com/2009/02/19/praline/</link>
		<comments>http://queenara.wordpress.com/2009/02/19/praline/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2009 04:31:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>queenara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://queenara.wordpress.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Menyusuri jalanan di kemang yang relative lancar hari itu semakin menguatkan aku untuk bertemu teman yang sudah lama tidak bertemu. Aku datang terlebih dahulu tepat ketika sang surya perlahan mulai terbenam di balik pepohonan dan gedung-gedung pertokoan di sepanjang kemang raya. Ketika kakiku melangkah masuk, aku terdiam sejenak..kurasa kan tidak banyak perbedaan antara Praline kini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=queenara.wordpress.com&amp;blog=4376689&amp;post=61&amp;subd=queenara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Menyusuri jalanan di kemang yang relative lancar hari itu semakin menguatkan aku untuk bertemu teman yang sudah lama tidak bertemu. Aku datang terlebih dahulu tepat ketika sang surya perlahan mulai terbenam di balik pepohonan dan gedung-gedung pertokoan di sepanjang kemang raya. Ketika kakiku melangkah masuk, aku terdiam sejenak..kurasa kan tidak banyak perbedaan antara Praline kini dan 2 tahun lalu. Hanya saja, ambiancenya belum terlihat cantik seutuhnya karena hari belumlah malam. Aku menuju pojok sofa, tempat dan sudut yang sama pada saat aku datang kesini 2 tahun lalu. Beberapa pajangan lukisan dan gambar karikatur masih terpampang didinding yang beralaskan wallpaper berwarna merah marun,. Jumlah meja dan kursi yang tidak terlalu banyak mengisyaratkan adanya ketenangan di sini, dan suasana keakraban, entah mungkin dengan pasangan, teman, sesama pengunjung bahkan mungkin dengan waiter/waitressnya. </span></p>
<div></div>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"></p>
<div id="attachment_69" class="wp-caption alignleft" style="width: 189px"><img class="size-thumbnail wp-image-69" title="cimg10441" src="http://queenara.files.wordpress.com/2009/02/cimg10441.jpg?w=179&#038;h=186" alt="pojok sofa itu.." width="179" height="186" /><p class="wp-caption-text">pojok sofa itu..</p></div>
<p> </p>
<p></span></p>
<p> <span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Tak lama berselang, temanku datang. Aaah..sudah lama kiranya kami tidak bertemu. Tetapi janganlah bertanya berapa lama ? Itu sangat kuantitatif bukan ? Aku melihat dari sudut pandang lain bahwa waktu yang lama atau sebentar tergantung bagaimana cara kita memandang. Dan sore itu aku merasa bahwa pertemuan ini sudah aku nantikan sejak lama. Pandangan mata kami beradu, dan sekejab rasa rindu yang sekian lama tersimpan di hati sore itu tanpa kusadari menyeruak perlahan. Tapi bagaimanapun, aku mencoba menahan semua perasaan ini. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Agak canggung rupanya suasana diantara kami. Aku mencoba mencairkan kekakuan itu dengan menawarkan menu padanya sembari mengambil kamera dan mencoba mengabadikan sekeliling. Jelas sudah aku begitu kikuk dan tanpa kusadari kurasakan jantungku berdebar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kami memilih light menu sore itu, crepes with ice cream. Dia memesan Tatin, kombinasi caramel sauce, vanilla dan chocolate ice cream Sedangkan aku memesan Creole, crepes with banana slice covered with chocolate ice cream and whipped cream. Untuk minumnya, kami berdua sepakat memesan earl grey tea. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Sambil menunggu pesanan, kami mengobrol banyak hal. Agak sedikit canggung memang setelah beberapa saat tidak bertemu, jadi seolah kembali ke saat-saat kami bertemu pertama kalinya. Untungnya kita berdua masih suka becanda, jadi sedikit mencair lah gunung es itu. Kadang, kucuri pandang matanya, aku suka sekali&#8230;brown eyes with a deep look! dan bagiku itu salah satu hal yang selalu bikin aku kangen.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Ngga perlu lama menunggu, pesanan kami datang. Untuk Tatinnya, aku rasa lebih enak walau Creole yang jadi best menu untuk crepes ice creamnya. Creole terlalu manis buatku, apalagi masih ditambah chocolate ice cream yang memang rasannya lebih manis dibanding vanilla. Kalau dia memang suka vanilla, his favourites. Earl grey tea nya harum, dan pilihannya memang tepat karena memberikan perasaan tenang di hati kami yang bercampur aduk sore itu.</span> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kami lanjut ngobrol lagi sampai waktu tak terasa menjelang malam. Praline makin menebarkan ambiance yang makin syahdu, tapi aku rasa ini karena suasana hatiku saja, seolah2 terbawa hingga kemana-mana. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-68" title="cimg10471" src="http://queenara.files.wordpress.com/2009/02/cimg10471.jpg?w=147&#038;h=172" alt="cimg10471" width="147" height="172" /></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Sayangnya, dia harus pulang segera, tak apa..aku memahami situasi yang sedang terjadi. Aku mengerti sepenuhnya, bahwa saat seperti ini pasti akan datang. Dan mungkin ini saatnya. Dia memandangku, dengan sorot dan tatapan matanya yang membuatku jatuh cinta setiap kali melihatnya. Dia meminta maaf karena tak bisa menemaniku menghabiskan malam di sini. Berulang kali terucap kata maaf dari bibirnya. Aku hanya tersenyum mengiyakan, tetapi dalam hatiku aku berbohong kalau sebenarnya aku masih menginginkan dia ada di sini. Ya Tuhan..andai waktu bisa berjalan sedikit perlahan. Tapi itu hanya di mimpi sepertinya. Sesaat kemudian, secara perlahan, dia berdiri, dan sebelum beranjak pergi, aku masih melihat dia menatapku, menatapku lekat-lekat seolah tak ingin pergi , dan aku mendengar dia berbicara dan mengatakan sesuatu &#8221; i still love u &#8230;&#8221;. Aku menatapnya&#8230;.hatiku menangis tapi aku mencoba tersenyum dan tanpa sadar bibirku bergumam, &#8221; ..me too..&#8221;. dan sekejab dia menghilang dari pandanganku&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">photos :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://queenara.multiply.com/photos/album/5/Praline">http://queenara.multiply.com/photos/album/5/Praline</a></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/queenara.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/queenara.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/queenara.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/queenara.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/queenara.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/queenara.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/queenara.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/queenara.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/queenara.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/queenara.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/queenara.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/queenara.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/queenara.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/queenara.wordpress.com/61/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=queenara.wordpress.com&amp;blog=4376689&amp;post=61&amp;subd=queenara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://queenara.wordpress.com/2009/02/19/praline/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/56871590f7dc27a28b5de03124b8c101?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">queenara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://queenara.files.wordpress.com/2009/02/cimg10441.jpg?w=72" medium="image">
			<media:title type="html">cimg10441</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://queenara.files.wordpress.com/2009/02/cimg10471.jpg?w=72" medium="image">
			<media:title type="html">cimg10471</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cherry Homes Hotel &amp; Residences</title>
		<link>http://queenara.wordpress.com/2009/02/18/cherry-homes-hotel-residences/</link>
		<comments>http://queenara.wordpress.com/2009/02/18/cherry-homes-hotel-residences/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 07:21:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>queenara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://queenara.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Dah lama aku ngga jalan bareng hubby, jalan berdua aja. Dan kali ini aku mau spent my time with him. Jadilah kita memutuskan ke bandung, mengisi liburan imlek tahun ini. Pagi-pagi hubby dah bangunin aku, jam 5 pagi. Aku masih ngantuk dan minta dia mandi duluan. Tapi ternyata dia mau nyuci mobil. Tumben..secara biasanya susah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=queenara.wordpress.com&amp;blog=4376689&amp;post=5&amp;subd=queenara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dah lama aku ngga jalan bareng hubby, jalan berdua aja. Dan kali ini aku mau spent my time with him. Jadilah kita memutuskan ke bandung, mengisi liburan imlek tahun ini.</p>
<p>Pagi-pagi hubby dah bangunin aku, jam 5 pagi. Aku masih ngantuk dan minta dia mandi duluan. Tapi ternyata dia mau nyuci mobil. Tumben..secara biasanya susah banget kalo suruh nyuci. Aku beberes dan buru2 mandi, pake air anget tentunya. Brrr…..dingiiiinnn disini. Selesai mandi, dandan dan beberes, aku nyamperin hubby. Ya amyuunnn, dia masih nyuci mobil. Tanpa ba bi bu, aku minta dia buru2 selesein dan langsung mandi, apalagi dia mandinya luaaaama banget. Untungnya dia sadar dan langsung mandi, mandi kilat kalo aku bilang. Katanya, mandinya diterusin di bandung ajah. Hiyaaaa….gubrakkkk. Akhirnya, berangkatlah kita dari rumah di Jagakarsa jam 7.30am. Masih pagiiii, asiikkkk…</p>
<p>Tol Simatupang – JORR Cikunir – Cikampek, lancar blass…horeee. Begitu juga ketika memasuki tol cipularang. Kendaraan ramai lancar. Mungkin karena masih pagi. Cuaca cerah dan angin semilir berhembus ketika kubuka kaca sedikit untuk meresapi sejuknya udara pagi. Hmm..segarnyaaaa. Hamparan perbukitan teh berjajar rapi sejauh mata memandang. Sungai mengalir tenang membelah area perbukitan itu. Mengaliri hamparan sawah disekelilingnya, dan memunculkan sensasi keindahan lain di pelupuk mata. Kulihat lagi dan kubayangkan bagaimana sewaktu para pekerja membelah bukit ini menjadi pondasi tiang-tiang pancang nan kokoh menahan beban laju kendaraan di atasnya. Sejenak aku berpikir untuk berhenti sesaat di tepian, dan mengabadikan momen itu, namun hubby melarangnya. Berbahaya sayang, katanya menasihati.<br />
Sedikit kecewa sih, tapi aku turuti nasihatnya.</p>
<p>Jam 9.15, kami sampai di pintu keluar Pasteur. Lumayan padat, dan lampu merahnya yang sedikit lama membuat antrian mobil sedikit menumpuk. Kami datangi hotel dimana kami menginap, karena letaknya yang memang dekat tol Pasteur, Cherry Homes namanya. Hotel kami terletak didaerah Babakan Jeruk IV, didalam area komplek perumahan Babakan. Sepintas mengingatkan saya akan perumahan Karang Tengah, Lebak Bulus. Rumahya besar2, dan arealnya tidak terlalu ramai oleh lalu lalang kendaraan. Pepohonan rimbun, hanya saja jalanan menuju hotel sedikit rusak.</p>
<div id="attachment_89" class="wp-caption alignright" style="width: 161px"><img class="size-thumbnail wp-image-89" title="cimg09851" src="http://queenara.files.wordpress.com/2009/02/cimg09851.jpg?w=151&#038;h=148" alt="jalan menuju hotel" width="151" height="148" /><p class="wp-caption-text">jalan menuju hotel</p></div>
<p>Banyak lubang dan kerikil. Sempat melewati hotel Ilos di kanan jalan. Ternyata tidak terlalu jauh untuk mencapai Cherry Homes. Sebentar saja sudah tiba di hotel. Bentuk dan arsitektur hotel bergaya tropical minimalis. Lumayan bagus dan tampak baru bangunannya. Well, kami masuk dan ada small lobby reception di situ. Hotel rupanya sedang dihiasi oleh ornamen2 Imlek seperti angpau, lampion kecil dan warna merah untuk kursi-kursinya. Nanti malam kan malam tahun baru bukan ? Iseng-iseng aku menanyakan apakan kami bisa check in, dan sudah pasti dijawab belum waktunya. Heloowww, ini masih jam 10 pagi ! hehehe…namanya juga iseng. Akhirnya, kami melihat-lihat sekeliling hotel. Di dalam hotel, lebih menyerupai kamar kos. Ohya, Cherry homes ini dibagi menjadi 2, hotel untuk umum dan residence untuk kamar kos. Kos-kosan mewah pastinya, dengan kisaran harga 1.2jt – 2 jt sebulan, sekamar tidak boleh sendiri. Dan ada access card di main entrancenya, jadi ngga bisa bawa temen seenaknya ya.</p>
<div id="attachment_91" class="wp-caption alignleft" style="width: 151px"><img class="size-thumbnail wp-image-91" title="cimg10142" src="http://queenara.files.wordpress.com/2009/02/cimg10142.jpg?w=141&#038;h=144" alt="ini hotelnya" width="141" height="144" /><p class="wp-caption-text">ini hotelnya</p></div>
<p>Balik ke hotel tadi, ruangan di dalam hotel berbentuk huruf O, sehingga kamar2 di 3 lantai saling berhadapan. Dan di tengahnya terdapat dining room yang dikelilingi taman dan bisa dipakai juga untuk kongkow2. Wah, jadi suasananya seperti di rumah aja. Kesan formil sangat tidak ada di sini. Asik bukan ?</p>
<p>Sembari menunggu waktu check in jam 14.00, kami memutuskan untuk jalan-jalan dulu. Meluncurlah kami ke arah Ganeca ITB, untuk cari makanan di situ. Hmm..ramai sekali suasananya, dan banyak kuda yang disewakan untuk dinaiki. Waduh, mau makan tapi dekat dengan sekawanan kuda, saya berpikir 3 kali deh. Malah hubby yang jadi kepingin naik kuda, duuhhh…kayak anak kecil dwehh..Kami menembus ganeca ke arah dago untuk lanjut cari brunch. Belum sarapan dari rumah, dan ini mendekati lunch time. Sesampainya di dago, jalanan lumayan macet. Walaupun kami tidak terlalu hafal jalanan di bandung, kami nekat saja berbelok di st.boromoeus di jl. Hasanudin dan berputar-putar di situ sampai akhirnya menemukan Bakmi dan Lomie di Jl. Imam Bonjol. Karena sudah kelaparan, kami turun juga akhirnya.</p>
<p>Aku pesan Ayam Tulang Lunak (haiyah, jauh2 ke Bandung kok pesen ATL Djuwita, eits… jangan komen, lagi pengen !), trus hubby pesen pempek di situ, dan kita juga pesan Lomie baso. ATL nya kurang greget, kremesnya terlalu asin dan ayamnya memang lunak, tapi rasanya kurang sedap. Harganya 14rb, bagi aku kurang worth it, ngga enak soale. Untungnya pempeknya, lumayan dan boleh dicoba. Lenjer dan Kapal Selam dihargai 16 rb, dan ukurannya cukup besar. Satu lenjer dihabiskan oleh kami berdua dan masih ada kapal selam tersisa untuk dibawa pulang. Kenyangkah kita ? Anda salah, kita masih belum kenyang, tapi mau pesan Lomie Baso. Hehe..tukang makan kan kita berdua. Kita pesan Lomie gara-garanya melirik tetangga sebelah yang kayaknya enaaaak banget. Daripada penasaran, kita pesanlah satu porsi untuk berdua. Tampilan Lomie oke, dengan taburan ayam suwir diatasnya. Kuahnya kental sepertinya memakai kanji sebagai campurannya. Rasanya ? Hmm…sesendok pertama, enak tapi ada kayak aroma apa gitu, yang membuat suapan kedua dan suapan berikutnya tidak teralu kami nikmati. Mienya memang beda dengan mie ayam biasa, lebih pipih dan tipis. Akhirnya hubby yang dikenal sebagai buldoser, pembersih segala-gala, nyerah juga. Mungkin kita juga udh kekenyangan dengan menu sebelumnya. Siang itu, pempek juara sebagai menu brunch kita.</p>
<p>Lagi-lagi, belum sampai parkiran, aku melirik ke arah bangunan sebelah kanan, dan disitu tertulis Evieta Klappertaart. Hmm..lumayan buat camilan. Eh, tapi kok sepi ? Jualan ngga nih ? Dengan pedenya aku masuk, ternyata jualan. Ada bermacam2 topping klappertaart, ada kismis yang aku pilih, terus blueberry dan coklat. Satu mangkok kecil dihargai 10K &#8211; 12.5K. Aku beli 2 buat hubby juga. Rasanya enak, tidak terlalu manis nyelekit dengan sedikit aroma rum didalamnya, jadi wangi gitu. Dan bisa tahan sampai 12 jam diudara luar. Wah, sebelum 12 jam kayaknya sudah habis tak bersisa deh. Heeee…….<br />
Melanjutkan perjalanan, aku meminta hubby mengantarku ke cisangkuy, beli youghart seperti biasa. Ternyata, akses menuju ke sana macet banget karena ada bazaar di sekitar lapangan gazibu. Ya tapi sudah terlanjur, dan pengen sehingga hubby menuruti saja. Hihihi..Malah akhirnya dia ikut-ikutan beli juga. Tuuhh kan mau juga.. Sepulang dari cisangkuy, kami memutuskan balik ke hotel dulu untuk check in dan istirahat. Iya ya, istirahat badan dan perut, secara kita ngemil mulu dari tadi.<br />
Sesampai di hotel, jam 13.45pm, bentar lagi bisa check in. Tepat jam 14.00, kami menanyakan apakah bisa check in sekarang, dan mereka bilang apa, “maaf bu, roomnya masih dibersihkan”. Eng ing eeengg…kok gitu sih ? harusnya check in jam 14, 15 menit sebelumnya malah harus sudah beres dong. Tapi, hubby masih sabar dan memintaku untuk nunggu sebentar. Sepuluh menit berlalu, 15 menit, aku bertanya lagi, dan jawabannya masih sama, dengan tambahan informasi bahwa tamu sebelumnya late check out. Duuh…..ngga tau apa ya kalo aku kekenyangan, cape dan ngantuk beraaaattt.<br />
Akhirnya, kami bisa check in jam 14.30 hhhh…. Begitu masuk kamar, sesuai kebiasaan, aku cek room. Karena kita pesen executive suite, kita dapet living room dengan sofa bed yg bisa jadi tempat bobo. Jangan dibayangin executive suite di hotel bintang 5 ya. Secara overall, they quite clean, neat and proper. Bathroomnya bersih, hanya mereka tidak menyediakan toothpaste, toothbrush dan sandal. But its okay. Aku udah antisipasi, dan kalaupun kita lupa, di bawah ada Cherry Homes Minimart yang menyediakan kebutuhan macam2 dengan harga sangat terjangkau. Balik lagi ke ruangan, living room dan ruang tidur masing2 ada balcony yang menghadap ke taman depan. Sounds great. Untung bukan menghadap ke tembok atau parkiran hehe.. Tempat tidur king size, jadinya legaaaa…..(tetep aja sempit, secara hubby gede banget dan boros space). Overall cherry homes oke kok buat dijadiin tempat nginep. Hotelnya bersih dan baru. Dan enaknya deket kemana-mana, Paris Van Java, Ciwalk, Dago, dan off course tol pasteur hehehe..Hanya bed covernya aja serasa bed cover bekas pakai tamu barusan. Agak lecek gitu. Tapi aku udah ngga pikirin lagi deh. Begitu masuk kamar, cuci kaki, liat bantal nganggur, langsung blek….bobo dengan nyenyak. Zzzzz………</p>
<p>Magrib aku terbangun, selain harus shalat magrib, aku mau nonton termehek-mehek. Hahahaha, hubby juga suka nonton reality show yang satu ini. Ngga tau kenapa. Selesai nonton, mandi dan tadinya kita mau jalan-jalan ke Paris Van Java. Udah rapi, caem, eehh..tiba-tiba hujan. Batal deh. Iseng-iseng nongkrong di balkon, loh kok ada tukang nasi goreng di sebrang jalan ? Semenit, 2 menit, lima menit…aroma nasgor abang-abang mulai merasuki alam bawah sadarku, yang tiba-tiba pengen. Apalah daya, toh hujan2 begini enaknya makan yang anget2 kan. Sebetulnya order dari hotel is quite cheap. Tapi ya itu tadi, sensasi aja pesen nasgor dari balcony dan minta di drop di lobby depan. Yuhuu…mamam lagi deh. Tapi akhirnya kita memutuskan untuk menyantapnya di dining room di ground floor. Males juga di kamar terus. Akhirnya sambil nunggu pesanan, aku pesen spring roll dan iced cappuccino ala cherry homes. Spring rollnya enak juga, dengan harga 10K dapet 4 potong lumayan besar untuk ukuran spring roll, dan isinya jamur, veggie, and ayam. Untuk iced cappucinonya so so lah, tapi worth it untuk harga 10K. Dan berbarengan juga dengan pesanan nasgor yang sudah datang. Entah nasgornya, entah suasananya, entah hawa dingin yang kurasakan, tapi semua ini nikmat banget. Mungkin karena aku spent time with hubby kah ? I guess so..</p>
<p>Pagi2, jam 6 aku terbangun lagi, dan menyadari udara dingin masih begitu melekat, aku tertidur lagi hingga jam 7. Kubangunkan hubby untuk sarapan pagi. Menu pagi ini nasi goreng tanpa kecap, omelet, dan roti panggang dengan segelas orange juice. Selesai sarapan, kami beranjak pergi ke cihampelas. Tujuan utamanya sih ke Ciwalk. Memang benar, ketika sampai baru toserba Yogya yang buka. Tapi dasar pede, kami memanfaatkan sepinya ciwalk untuk berfoto2. Suasananya asik banget, karena semalam turun hujan, jadi masih tercium aroma tanah dan udara pagi yang sejuk. Menjelang siang, ciwalk mulai ramai oleh pengujung. Sempat kami mampir ke warung talaga, ini seperti kedai jadul pinggir jalan, di dalam areal ciwalk. Pernak perniknya pun jadul semua, seperti piring kaleng yang berwarna-warni, kendi2 tanah liat, gelas2 kaleng jaman kakek nenek, kaleng kerupuk, dll. Jualannya pun murah meriah. Asik buat sekedar istirahat dan melepas penat. Kami sempat pesen teh tariknya yang dijual 5K saja, yah..so so sih, tapi goceng gitu lohh…masih lebih enak teh tarik yang dijual di bebek goreng slamet, radio dalam. Hubby sempat beli celana jeans kargo di cihampelas, dan sesuai kebiasaan, langsung dipake sepanjang hari itu. Sempat kita beli poffertjes dan takoyaki buat ganjel perut. Abis jalan-jalan, kami balik ke hotel untuk bobo lagi, cape…lumayan dapet 1 jam an hehe..dan sekitar jam 13.00 kami late check out, tapi ngga pulang, melainkan jalan-jalan ke Dago lagi.</p>
<p>Kali ini aku Cuma mau belanja di FO, gara2nya mau beliin kado baju baby buat temen2ku. Emang baju baby tuh lucu-lucu banget disini. Sayang, aku belum bisa beliin buat babyku sendiri hiks… jadinya sisa hari itu aku habiskan untuk belanja. Nyebrang dari saru FO ke FO lain, tadinya mau coba ke distro, tapi kok ya badan dah lemes, dompet juga kian menipis heee…perut dah keroncongan, dan mobil mencoba berbelok ke jl. Hasanudin, cari bebek gorengnya. Tapi emang nasib, belum buka la yauww secara matahari masih menampakkan kilau sorenya. Dasar bebek vampir! Kita batal deh makan di sini. Berhubung hubby takut kena macet, kita memutuskan untuk balik ke Jakarta sore itu juga, lagian besok musti ngantor lagi. Cari duit lagiii….</p>
<p>link photo : <a href="http://queenara.multiply.com/photos/album/3/Cherry_Homes_Hotel_Residence">http://queenara.multiply.com/photos/album/3/Cherry_Homes_Hotel_Residence</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/queenara.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/queenara.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/queenara.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/queenara.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/queenara.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/queenara.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/queenara.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/queenara.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/queenara.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/queenara.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/queenara.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/queenara.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/queenara.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/queenara.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=queenara.wordpress.com&amp;blog=4376689&amp;post=5&amp;subd=queenara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://queenara.wordpress.com/2009/02/18/cherry-homes-hotel-residences/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/56871590f7dc27a28b5de03124b8c101?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">queenara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://queenara.files.wordpress.com/2009/02/cimg09851.jpg?w=127" medium="image">
			<media:title type="html">cimg09851</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://queenara.files.wordpress.com/2009/02/cimg10142.jpg?w=72" medium="image">
			<media:title type="html">cimg10142</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
